RajaBone setuju untuk menikahkan pangeran dengan Putri Tandampalik. Lalu dikirimlah utusan ke Desa Wajo untuk meminang Putri 33 Cerita dongeng Pendek : Anak, Nusantara, Fantasi, Pendek(Terlengkap) 4+ Contoh Cerpen Singkat yang Mengandung Banyak Makna. 21+ Cerita Cinta Sejati Romantis, Islami, Sedih (Populer) Leave a Reply Cancel Reply. ApakahAnda termasuk generasi anak 90-an atau 2000-an? Jika ya, pasti Anda kenal dengan film kartun Barbie. Film Barbie biasanya ditayangkan di channel televisi kesayangan Anda. Jika Anda ingin bernostalgia atau menontonnya bersama anak, jangan lewatkan pembahasan cara memilih film Barbie berikut ini.Kemudian, list rekomendasi film Barbie yang Kalianpasti mata-mata!”. Putih Salju dan Merah Mawar semakin terkejut. Dari dalam gua, muncul kurcaci berewokan dengan wajah galak. Ternyata ia Kurcaci Penyihir. Ia CeritaKeong Mas Singkat. Pada zaman dahulu kala, hidup seorang raja yang bernama Kertamarta. Ia memimpin sebuah kerajaan yang makmur dan sentosa, kerajaan tersebut adalah kerajaan Daha. Raja Kertamarta mempunyai dua orang putri yang cantik, bernama Candra Kirana dan Dewi Galuh. Mereka hidup berbahagia dan serba berkecukupan. Nah dikutip dari buku 100 Cerita Rakyat Nusantara oleh Dian K, berikut 5 cerita anak nusantara penuh pesan moral dan didongengkan ke si Kecil: 1. Malin Kundang. Cerita Malin Kundang berasal dari daerah Sumatera Barat, Bunda. Dalam kisah ini diceritakan hidup seorang ibu dan putranya yang bernama Malin Kundang. ANvdKL. Putri Tujuh adalah dongeng atau cerita rakyat mengenai asal mula Kota Dumai di provinsi Riau. Pada zaman dahulu kala, di daerah Dumai berdiri sebuah kerajaan bernama Seri Bunga Tanjung. Kerajaan ini diperintah oleh seorang Ratu yang bernama Cik Sima. Ratu ini memiliki tujuh orang putri yang elok nan rupawan, yang dikenal dengan Putri Tujuh. Dari ketujuh putri tersebut,putri bungsulah yang paling cantik, nama nya Mayang Sari. Putri Mayang Sari memiliki keindahan tubuh yang sangat mempesona, kulitnya lembut bagai sutra, wajahnya elok berseri bagaikan bulan purnama, bibirnya merah bagai delima, alisnya bagai semut beriring, rambutnya yang panjang dan ikal terurai bagai mayang. Karena itu, sang Putri juga dikenal dengan sebutan Mayang Mengurai . Pada suatu hari, ketujuh putri itu sedang mandi di lubuk Sarang Umai. Karena asyik berendam dan bersendau gurau, ketujuh putri itu tidak menyadari ada beberapa pasang matayang sedang mengamati mereka, yang ternyata adalah Pangeran Empang Kuala dan para pengawalnya yang kebetulan lewat di daerah itu. Mereka mengamati ketujuh putri tersebut dari balik semak-semak. Secara diam-diam, sang Pangeran terpesona melihat kecantikan salah satu putri yang tak lain adalah Putri Mayang Sari. Tanpa disadari, Pangeran Empang Kuala bergumam lirih, “Gadis cantik di lubuk Umai....cantik di Umai. Ya, ya.....dumai...dumai....”Kata-kata itu terus terucap dalam hati Pangeran Empang Kuala. Rupanya, sang Pangeran jatuh cinta kepada sang Putri. Karena itu, sang Pangeran berniat untuk meminangnya. Beberapa hari kemudian, sang Pangeran mengirim utusan untuk meminang putri itu yang diketahuinya bernama Mayang Mengurai. Utusan tersebut mengantarkan tepak sirih sebagai pinangan adat kebesaran raja kepada Keluarga Kerajaan Seri Bunga Tanjung. Pinangan itu pun disambut oleh Ratu Cik Sima dengan kemuliaan adat yang berlaku di Kerajaan Seri Bunga Tanjung. Sebagai balasan pinangan Pangeran Empang Kuala, Ratu Cik Sima pun menjunjung tinggi adat kerajaan yaitu mengisi pinang dan gambir pada combol paling besar di antara tujuh buah combol yang ada di dalam tepak itu. Enam buah combol lainnya sengaja tak diisinya, sehingga tetap kosong. Adat ini melambangkan bahwa putri tertualah yang berhak menerima pinangan terlebih dahulu. Mengetahui pinangan Pangerannya ditolak, utusan tersebut kembali menghadap kepada sang Pangeran. “Ampun Baginda Raja! Hamba tak ada maksud mengecewakan Tuan. Keluarga Kerajaan Seri Bunga Tanjung belum bersedia menerima pinangan Tuan untuk memperistrikan Putri Mayang Mengurai.” Mendengar laporan itu,sang Raja pun naik pitam karena rasa malu yang amat sangat. Sang Pangerantak lagi peduli dengan adat yang berlaku di negeri Seri Bunga Tanjung. Amarah yang menguasai hatinya tak bisa dikendalikan lagi. Sang Pangeran pun segera memerintahkan para panglima dan prajuritnya untuk menyerang Kerajaan Seri Bunga Tanjung. Pertempuran antara kedua kerajaan di pinggiran Selat Malaka itu tak dapat dielakkan lagi. Di tengah berkecamuknya perang tersebut, Ratu Cik Sima segera melarikan ketujuh putrinya ke dalam hutan dan menyembunyikan mereka di dalam sebuah lubang yang beratapkan tanah dan terlindung oleh pepohonan. Tak lupa pula sang Ratu membekali ketujuh putrinya makanan yang cukup untuk tiga bulan. Setelah itu, sang Ratu kembali ke kerajaan untuk mengadakan perlawanan terhadap pasukan Pangeran Empang Kuala. Sudah 3 bulan berlalu, namun pertempuran antara kedua kerajaan itu tak kunjung usai. Setelah memasuki bulan keempat, pasukan Ratu Cik Sima semakin terdesak dan tak berdaya. Akhirnya, Negeri Seri Bunga Tanjung dihancurkan, rakyatnya banyak yang tewas. Melihat negerinya hancur dan tak berdaya, Ratu Cik Sima segera meminta bantuan jin yang sedang bertapa di bukit Hulu Sungai Umai. Pada suatu senja, pasukan Pangeran Empang Kuala sedang beristirahat di hilir Umai. Mereka berlindung di bawah pohon-pohon bakau. Namun, menjelang malam terjadi peristiwa yang sangat mengerikan. Secara tiba-tiba mereka tertimpa beribu-ribu buah bakau yang jatuh dan menusuk ke badan para pasukan Pangeran Empang Kuala. Tak sampai separuh malam, pasukan Pangeran Empang Kaula dapat dilumpuhkan. Pada saat pasukan Kerajaan Empang Kuala tak berdaya, datanglah utusan Ratu Cik Sima menghadap Pangeran Empang Kuala. Melihat kedatangan utusan tersebut, sang Pangeran yang masih terduduk lemas menahan sakit langsung bertanya, “Hai orang Seri Bunga Tanjung, apa maksud kedatanganmu ini?”. Sang Utusan menjawab, “Hamba datang untuk menyampaikan pesan Ratu Cik Sima agar Pangeran berkenan menghentikan peperangan ini. Perbuatan kita ini telah merusakkan bumi sakti rantau bertuah dan menodai pesisir Seri Bunga Tanjung. Siapa yang datang dengan niat buruk, malapetaka akan menimpa, sebaliknya siapa yang datang dengan niat baik ke negeri Seri Bunga Tanjung, akan sejahteralah hidupnya”. kata utusan Ratu Cik Sima menjelaskan. Mendengar penjelasan utusan Ratu Cik Sima itu, sadarlah Pangeran Empang Kuala, bahwa dirinyalah yang memulai peperangan tersebut. Pangeran langsung memerintahkan pasukannya agar segera pulang ke Negeri Empang Kuala. Keesokan harinya, Ratu Cik Sima bergegas mendatangi tempat persembunyian ketujuh putrinya di dalam hutan. Alangkah terkejutnya Ratu Cik Sima, karena ketujuh putrinya sudah dalam keadaan tak bernyawa. Mereka mati karena haus dan Ratu Cik Sima lupa, kalau bekal yang disediakan hanya cukup untuk tiga bulan, Sedangkan perang antara Ratu Cik Sima dengan Pangeran Empang Kuala berlangsung sampai empat bulan. Akhirnya, karena tak kuat menahan kesedihan atas kematian ketujuh putrinya, maka Ratu Cik Sima pun jatuh sakit dan tak lama kemudian meninggal dunia. Sampai kini, pengorbanan Putri Tujuh itu tetap dikenang dalam sebuah lirik yang diberi judul Tujuh putri yang berbunyi “ Umbut mari mayang diumbut. Mari diumbut di rumpun buluh. Jemput mari dayang dijemput. Mari dijemput turun bertujuh. Ketujuhnya berkain serong. Ketujuhnya bersubang gading. Ketujuhnya bersanggul sendeng. Ketujuhnya memakai pending. ” Sejak peristiwa itu, masyarakat Dumai meyakini bahwa nama kota Dumai diambil dari kata “dumai” yang selalu diucapkan Pangeran Empang Kuala ketika melihat kecantikan Putri Mayang Sari atau Mayang Mengurai. Di Dumai juga bisa dijumpai situs bersejarah berupa pesanggarahan Putri Tujuh yang terletak di dalam komplek kilang minyak PT Pertamina Dumai. Selain itu, ada beberapa nama tempat di kota Dumai yang di abadikan untuk mengenang peristiwa itu, di antaranya kilang minyak milik Pertamina Dumai diberi nama Putri Tujuh, bukit hulu Sungai Umai tempat pertapaan Jin diberi nama Bukit Jin. Kemudian lirik Tujuh Putri sampai sekarang dijadikan nyanyian pengiring Tari Pulai dan Asyik Mayang bagi para tabib saat mengobati orang sakit. DONGENG PUTRI TIDUR DAN PANGERAN - Pada jaman dahulu kala terdapat sebuah negeri yang dipimpin oleh seorang raja yang terkenal sangat baik, adil, dan bijaksana terhadap rakyatnya. Kehidupan masyarakat dikerajaan itu pun sangat makmur, tapi kemakmuran kerajaan tersebut tidak dirasakan oleh sang raja, dikarenakan sang raja masih belum juga dikaruniahi keturunan. Hingga pada akhirnya setelah menunggu cukup lama, kabar menggembirakan itu pun datang, sang permaisuri telah mengandung. Setelah 9 bulan mengandung sang permaisuri pun melahirkan seorang bayi perempuan yang sangat cantik, raja pun sangat bahagia ia pun mengadakan pesta atas kelahiran putri pertamanya. Sang raja mengundang kerajaan tetangga serta mengundang juga para penyihir yang baik untuk memberikan mantera baiknya kepada sang putri dengan harapan sang putri akan tumbuh menjadi wanita yang baik hati, cantik, jujur, pandai dan bijaksana. Satu persatu sang penyihir baik itu pun membacakan mantera, hingga pada saat penyihir ketujuh ingin membacakan mantera lalu tiba-tiba pintu istana pun terbuka, ternyata ada seorang penyihir yang terkenal jahat datang masuk sambil berkata, "Hai raja, mengapa kau tidak mengundang ku dipesta mu?? lalu sebelum raja sempat berkata sang penyihir jahat itu pun berkata lagi, "Baiklah kalau begitu, karena kau tidak mengundang ku, maka aku kutuk anak mu. Dia akan mati nanti tertusuk jarum pemintal benang, Ha...haha..hahaha..." Seraya berjalan pergi keluar pintu istana. Mendengar ini Raja, Permaisuri, dan seluruh undangan terkejut terlebih raja dan permaisuri yang sangat bersedih dengan kutukan tersebut. Pada saat itu datanglah penyihir baik yang ketujuh menghadap sang raja sambil berkata, "Jangan khawatir Raja ku, aku bisa meringankan kutukan tersebut. Sang Putri tidak akan mati, ia hanya akan tertidur selama 100 tahun setelah ia tertusuk jarum, dan ia akan terbangun kembali jika ada seorang Pangeran datang kepadanya." Mendengar ini sang raja sedikit agak tenang, lalu ia memerintahkan kepada seluruh anak buahnya dan kepada rakyatnya untuk mengumpulkan semua alat pemintal benang guna untuk dimusnahkan, untuk mencegah putrinya tertusuk jarum dari pengintal benang tersebut. Tujuh belas tahun setelah kutukan itu, sang putri pun tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik dan baik hati. Dan tibalah bagi Raja dan Permaisuri untuk melakukan perjalanan mengelilingi belahan dunia lainnya. Perjalanan kali ini sang putri tidak serta diajak, sang putri tinggal di istana. Mengisi harinya sang putri berjalan-jalan keluar istana, tibalah ia disatu tempat yang sebelumnya belum pernah dirinya lihat. Ia pun membuka pintu tempat tersebut, dan ternyata didalam kamar tersebut ia melihat seorang nenek yang sedang mengintal benang. Putri pun penasaran dan menghampiri sang nenek yang sedang mengintal benang tersebut. Sang putri pun mencoba mengikuti sang nenek yang sedang memutar alat pemintal tersebut, ketika sedang asik memutar alat pengintal, tiba-tiba jari sang putri tertusuk jarum alat pemintal dirinya pun teriak kesakitan dan langsung jatuh tersungkur dilantai. Ternyata sang nenek tersebut adalah Penyihir jahat yang menyamar menjadi nenek-nenek pemintal benang, lalu berkatalah penyihir jahat tersebut, "Hahahahahah tamatlah riwayatmu wahai putri raja!!" Mendengar berita ini sang raja pun membatalkan sisa perjalanannya dan bergegas kembali keistana. Tapi sayang sesampainya di istana sang raja telah menemukan putrinya dalam keadaan tak sadarkan diri, "Anak ku yang malang, maafkan aku ayah mu yang tidak bisa menjaga mu dari penyihir jahat" ratap sang Raja. Lalu datanglah penyihir yang baik berkata kepada sang raja, "Wahai raja ku, tenang saja. Putri mu hanya akan tertidur seratus tahun, tapi ia tidak akan tertidur sendiri aku akan menidurkannya bersama kau raja dan permaisuri." Setelah menyihir, lalu penyihir itu menutup istana dengan semak berduri agar tidak ada yang bisa masuk kedalam istana. Seratus tahun telah berlalu, datanglah seorang Pangeran dari negeri seberang yang sedang lewat pada saat akan berburu dan kebetulan melihat ada istana yang tertutup semak berduri. Dan menurut cerita istana itu telah dihuni oleh seekor naga yang menjaga seorang putri cantik yang dikutukoleh penyihir jahat, tapi sang Pangeran tidak percaya begitu saja, dirinya pun memasuki istana itu. Sesampainya di pintu istana pangeran mulai memotong semak-semak yang menghalanginya masuk. Dengan pedangnya sang Pangeran berhasil masuk kedalam istana. Setelah mencapai menara sang Pangeran bertemu dengan penyihir Jahat yang tahu bahwa ada seorang pengeran yang akan mencoba membebaskan kutukan darinya. Penyihir jahat itu pun berkata, "Hai pangeran, akhirnya datang juga kau?! Masuklah jika kau ingin terkena kutukan ku juga dan coba kau kalahkan ku!!." Dan penyihir itupun merubah dirinya menjadi seekor naga besar yang menakutkan. Terjadilah pertempuran antara Naga dan Sang Pangeran, setelah cukup lama bertempur akhirnya sang naga pun kalah oleh Pangeran. Setelah naga itu mati dan lenyap bagai debu tertiup angin maka kutukan itu pun berangsur-angsur berakhir, bunga-bunga diistana itu mulai berkembang, burung-burung mulai berkicau lagi. Lalu munculah penyihir yang baik dan berkata kepada sang Pangeran, "Pangeran. Engkau telah berhasil menghapus kutukan atas istana ini, sekarang pergilah engkau ke tempat sang putri yang sedang tertidur panjang," Pangeran pun bergegas menuju tempat sang Putri tidur, lalu ia membisikan ketelinga sang putri, "Putri, bukalah mata mu," sambil membelai kepala sang putri. Tiba-tiba sang putri pun terbangun dari tidurnya, dan sang pangeran menceritakan semua apa yang terjadi. Raja dan Permaisuri pun ikut terbangun. Setelah kejadian itu Sang pengeran memberanikan diri melamar sang Putri Raja, raja pun menyetujui, dan akhirnya Sang Putri Tidur dan Pangeran pun menikah, mereka hidup dengan bahagia, begitu pun denga Raja dan Permaisuri. Sekian dan Terima Kasih !!! Baca juga dongeng anak sebelum tidur lainnya, disini. Kisah pangeran kodok mengajarkan anak untuk tidak menilai sesuatu dari tampilannya sajaMendongeng adalah kegiatan yang banyak dilakukan orangtua kepada anaknya. Tak sekadar membacakan sebuah cerita, melalui bacaan dongeng pun si Kecil akan terlatih kemampuan bahasanya sedari bisa membacakan berbagai judul dongeng, mulai dari dongeng fabel, dongeng nusantara, dan dongeng kerajaan. Salah satu cerita anak yang cukup terkenal adalah kisah pangeran kodok dan putri berlama-lama, kali ini sajikan dongeng anak pangeran kodok dan putri kerjaan yang bisa Mama bacakan untuk si Kecil. Ada pesan moral yang baik diajarkan dari cerita ini, Putri kerjaan yang bertemu seekor Kartun Anak Anak Bahasa IndonesiaPada zaman dahulu di suatu kerajaan, hiduplah seorang putri cantik yang tinggal bersama kedua orangtuanya, yakni raja dan ratu. Putri itu hidup bahagia dengan segala kemudahan yang selalu ia ketika, putri sedang menikmati waktu sorenya dengan bermain bola karet di area belakang kerajaan. Ia terus melemparkan bola dengan nuansa emas itu ke sana dan ke mari. Sampai tiba-tiba bola yang dimainkan putri terlempar dan masuk ke dalam kolom besar."Bolaku! Ah, kenapa aku begitu ceroboh," ujar putri sembari menghampiri area pinggir raut wajah sedih, Putri terus menatap ke arah kolam dan memikirkan bagaimana caranya bola miliknya bisa diambil dari dasar kolom. Namun, tiba-tiba munculah seekor kodok yang membuat putri sedikit terkejut."Hai putri cantik, mengapa kamu terlihat bersedih?" tanya kodok yang ternyata bisa yang sudah dibuat terkejut karena kehadiran kodok dari dalam kolam, kini semakin terkejut karena kodok itu bisa berbicara kepadanya."Bagaimana bisa seekor kodok bisa bicara?" tanya putri Kodok menolong Kartun Anak Anak Bahasa IndonesiaKodok tak menjawab pertanyaan putri, ia justru kembali bertanya mengapa putri cantik di hadapannya ini nampak begitu murung. Putri pun menjelaskan bahwa ia baru saja menjatuhkan bola emas miliknya ke dasar kolam tersebut."Masalahnya, bola emas itu adalah pemberian dari Papaku sang raja. Aku sedih karena kecerobohanku itu, bolanya jadi masuk ke dalam dan tidak bisa ku ambil," sambung putri pun menawarkan sebuah ide kepada putri untuk bisa mengambilkan bola emasnya di dasar kolam. Kodok itu berkata, "Akan aku ambilkan bola emas itu, namun kamu harus mengabulkan satu syarat tahu betapa berharganya bola emas itu, sang putri pun langsung menyetujuinya. Ia bertanya, "Apa syaratnya? Kamu bisa memberitahuku.""Aku ingin masuk ke dalam istana kerajaan, izinkan aku untuk bisa masuk ke dalam sana," pinta kodok."Baiklah kalau hanya itu. Sekarang cepat kamu ambilkan bola milikku," jawab Putri yang langsung dilaksanakan oleh kodok pun langsung masuk ke dalam kolam dan mengambilkan bola emas itu yang ada di dasar kolam. Tak lama, ia benar-benar kembali membawakan bola milik sang Picks3. Putri yang tak menepati Kartun Anak Anak Bahasa IndonesiaSetelah bola emas milik putri sudah dikembalikan, putri langsung berlari meninggalkan kodok dan masuk ke dalam istananya. Kodok pun langsung dibuat kebingungan dengan tingkah putri yang tiba-tiba meninggalkannya."Putri, kenapa kamu meninggalkanku? Bukankah kamu berjanji akan membawaku masuk ke dalam istana?" teriak kodok kepada kembali menolehkan kepalanya sembari tertawa, "Tentu saja itu hanya omongan semata, kodok. Mana mungkin kodok jelek sepertimu aku izinkan masuk ke dalam istana ini."Kodok pun hanya terdiam mendengar jawaban putri, ia tak menyangka karena putri tega membohonginya demi kepentingannya semata. Sampai malam tiba, kodok rupanya mengejutkan keluarga kerajaan dengan kehadirannya."Maaf raja, di depan ada seekor kodok yang mengaku mendapat undangan makan malam dari sang putri," ujar salah seorang pelayan kepada bingung sekaligus terkejut karena kodok yang datang, akhirnya raja pun meminta pelayan tadi membawa kodok ke hadapannya. Setelah dipertemukan, raja meminta putrinya untuk menceritakan kejadian apa yang sebenarnya dengan ekspresi sedikit takut pun mulai menceritakan semua kejadian yang terjadi di area belakang kerajaan mereka. Papanya sempat kecewa dengan putri yang memiliki sifat pembohong sang raja berkata “Jika kamu telah berjanji pada kodok untuk mengizinkan masuk, maka tepatilah. Jangan jadi orang yang hanya mau kepentingannya dituruti, namun kamu enggan menuruti kemauan orang lain.""Baik, Pa. Maafkan aku. Maafkan aku juga, kodok," ucap putri meminta maaf pada sang raja, yang kemudian meminta maaf pula pada Kodok bergabung makan malam dengan keluarga Kartun Anak Anak Bahasa IndonesiaSetelah meminta maaf, raja pun mengizinkan kodok untuk ikut makan malam bersama keluarganya. Ia memerintahkan salah seorang pelayan untuk menyediakan piring tambahan untuknya."Sebelumnya, terima kasih untuk raja dan ratu yang telah mengizinkan saya masuk, bahkan makan malam bersama dengan keluarga kerajaan," ujar kodok sebelum sesi makan mereka pelayan tadi datang dan ingin meletakan piring yang sebelumnya diperintahkan raja, kodok tadi pun berkata bahwa ia tidak membutuhkan piring tambahan."Aku bisa makan dari piring yang sama dengan putri," ujar kodok yang tentu saja membuat putri hampir memasang ekspresi tak percaya dengan apa yang diucapkan kodok. Ia merasa jijik karena kodok memintanya menggunakan satu piring yang sama. Namun, ia tak bisa mengelak lagi karena takut sang Papa akan marah lagi padanya."Selamat makan semua," ujar raja ketika semuanya sudah siap untuk menyantap menu makan malam kejadian tak terduga dengan si Kartun Anak Anak Bahasa IndonesiaSetelah sesi makan malam, putri kembali ke kamarnya dengan diikuti kodok tadi. Di dalam kamar, kodok meminta untuk tidur di tempat tidur milik putri. Meski sempat menolak, namun ia tidak menolak tawaran kodok karena tidak mau raja marah padanya."Baiklah, kamu bisa tidur di sebelahku tetapi tidak boleh mengganggu," ujar putri yang langsung disetujui oleh kodok. Keduanya pun langsung tertidur hingga pagi tiba. Keesokan harinya kodok membangunkan putri, "Hai putri cantik, bangunlah ini sudah pagi."Setelah benar-benar bangun dari tidurnya, kodok kembali menyapa putri dan membuat sebuah permintaan lainnya."Jika kamu mengabulkan satu permintaan lagi untukku, maka aku akan segera pergi dari istana ini," ujar kodok kepada fakta bahwa kodok akan segera pergi dari sini, putri pun langsung menyetujui dan bertanya apa permintaan terakhir kodok sang putri bertanya “Coba sebutkan permintaanmu itu, wahai kodok.”Sang kodok kembali bekrta, “Aku ingin putri mengelus kepala sampai punggung ku dengan sarung tangan sutra milikmu."Mendengar permintaannya yang semakin aneh, putri pun marah kepada kodok. Ia berkata, "Berani sekali kamu. Tidak mungkin permintaan konyol itu akan aku kabulkan."Dengan ekspresi sedihnya, kodok memohon kepada putri untuk yang terakhir kalinya. Putri kemudian berpikir sejenak, "Mengelus sekali saja tidak masalah sepertinya. Justru setelah ini ia akan terbebas dari kodok itu,kan?" pikr pun mengambil kain sutra miliknya dan meminta kodok menghampirinya, "Baiklah, ke mari dan akan ku kabulkan permintaan terakhirmu itu."Putri mulai mengelus kodok seperti pintanya, dari mulai kepala hingga punggungnya. Setelah selesai dengan pekerjaannya, putri dikejutkan dengan sebuah sinar terang yang ada di hadapannya. Rupanya, kodok tadi kini sudah berubah menjadi seorang pemuda tampan lengkap dengan pakaian seorang pangeran kerajaan seperti Akhir cerita pangeran Kartun Anak Anak Bahasa IndonesiaKembali dibuat terkejut dengan perbuatan kodok, kali ini putri tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Ia pun mulai bertanya, "Siapa kamu dan bagaimana dengan kodok yang tadi ada di hadapanku?"Pangeran tadi kemudian duduk menghampiri putri dan mulai menceritakan kepadanya. Ia berkata bahwa dirinya adalah seorang pangeran dari negeri yang cukup jauh. Suatu ketika, terdapat seorang penyihir yang menyihirnya menjadi seekor kodok. "Hanya ada satu cara untuk melepas sihiran tersebut, yakni mendapat usapan dari sarung tangan sutra seorang putri," ujar pangeran kodok menyambungkan putri tadi rupanya berhasil menyelamatkan pangeran dari sihir yang menimpanya selama ini. Keduanya pun langsung menghadap ke raja dan ratu, serta menceritakan semua yang turut senang mendengar cerita dari pangeran kodok. Ia kemudian kembali menasihati putrinya, "Wahai putriku,kejadian ini bisa menjadi pelajaran bahwa jangan pernah kita menilai orang hanya dari penampilan luarnya saja.""Dan pastinya jangan sampai kita menghakimi orang tersebut sebelum kita mengetahui kebenaran yang terjadi," ujar ratu menyambung ucapan raja pun menjamu sang pangeran sebelum pangeran itu kembali ke kerajaannya pada keesokan harinya. Setelah melakukan sarapan pagi bersama, pangeran kodok mengajak putri ke area belakang istana."Tempat ini menjadi tempat kali pertama kita bertemu. Di sini juga aku ingin mengatakan sesuatu padamu, putri," ujar pangeran yang membuat putri tersenyum melanjutkan ucapannya dengan mengajar putri menikah. Ia berkata, "Maukah kamu menikah denganku dan tinggal bersamaku di kerajaanku?”Penuh haru, sang putri pun menerima tawaran pernikahan dari pangeran dan keduanya saling melempar senyum satu sama lain. Setelah putri menerima tawaran pernikahan dari pangeran, tiba-tiba muncul seekor kodok dari tepi mulai mendekat dan memerhatikan apakah kodok di hadapan mereka adalah jelmaan seperti pangeran sebelumnya? Namun, setelah menunggu beberapa lama, kodok itu tak kunjung dan pangeran pun tertawa karena ternyata kodok di hadapan mereka bukan kodok kutukan, melainkan kodok sungguhan. Pernikahan mereka pun digelar secara sederhana dan mereka hidup bahagia yang disebutkan raja dan ratu kepada putrinya, pesan moral dari cerita ini adalah untuk tidak menilai orang lain hanya dari tampilan luarnya saja. Serta tidak menghakimi orang sebelum mengetahui kejadian sebenarnya yang menimpa orang juga Dongeng Anak Kisah Putri yang TertidurDongeng Anak Putri Tanpa Senyum dan Jack yang CerobohDongeng Anak Legenda Situ Bagendit Visual Cha Eun Woo sudah tak bisa dibantah lagi ketampanannya. Pada Kamis 8/6/2023 personel ASTRO ini tampak menghadiri acara Chaumet di Paris. Chaumet adalah brand perhiasan mewah dengan berbagai desain hanya Cha Eun Woo sebenarnya, aktris Song Hye Kyo juga tampal hadir di sana. Mereka berdua sempat foto bareng juga lho. Namun, kali ini kita akan berfokus ke penampilan Eun Woo yang bak pangeran di acara rangkum potret Cha Eun Woo di acara Chaumet Paris bak pangeran!1. Tampil dengan setelan formal bak borjuis acara tersebut, laki-laki berusia 26 tahun itu memakai setelan formal. Paduan jas dan bawahan kain warna blue navy jadi statement untuk menonjolkan perhiasan Chaumet yang ia Woo memadukan setelan itu dengan kemeja putih yang dibiarkan terbuka sedikit bagian atasnya. Menunjukkan scarf lehernya yang berwarna biru dan Eun Woo juga menawan dengan scarf di Eun Woo memakai kemeja dan jas serta scarf yang melilit lehernya. Penampilan ini membuat kesan formal sekaligus santai untuk acara Woo tampaknya tak mau terlalu terkesan tua, karena penampilan ini masih sangat trendi untuk dilihat. Ada banyak statement yang ditunjukkan Eun Woo dalam penampilannya Ia diundang ke Prancis menjadi salah satu muse kelahiran 30 Maret 1997 ini ditunjuk sebagai muse Chaumet bersama Song Hye Kyo. Di mana kehadirannya di acara Chaumet di Paris itu sangat saat tiba di acara ia langsung menyita perhatian. Bersanding dengan Song Hye Kyo, Cha Eun Woo bisa mengimbangkan perannya. Aktor dan aktris Korea Selatan ini terlihat menawan!Editors' Picks4. Kesan bak pangeran dari negeri dongeng berhasil Cha Eun Woo ditambah dengan outfit-nya itu membuatnya dijuluki sebagai pangeran dari negeri dongeng. Kesan trendy yang menyatu dengan acara formal sukses ditunjukkan Cha Eun tak memakai aksesori berlebih. Hanya scarf dan pin besar bentuk mahkota tampak stunning melengkapi penampilan aktor di drama Gangnam Beauty Pin besar menghiasi outfit-nya, unik tetapi tidak norak! big pin yang unik menghiasi outfit Cha Eun Woo untuk menghadiri acara tersebut. Pin itu dipasang secara beriringan atas dan bawah, salah satunya memiliki ikon kapal pesiar di pin itu, tampaknya ia tak memakai aksesori lain. Entah jam tangan, kalung atau anting tak dikenakannya. Meski sedikit sepi, penampilannya tetap bisa stunning Wajah Cha Eun Woo yang flawless dari ada kesan heboh untuk dipoles pada wajahnya. Aktor yang dikenal dengan paras rupawannya itu tampak tersenyum kecil ke kamera untuk menyapa para menjadi kemunculan kesekian setelah ia sempat membatalkan beberapa jadwal semenjak rekan satu membernya di ASTRO Makeup natural melengkapi penampilan ala muse laki-laki tidak banyak yang poles dari wajah sang Aktor. Ia hanya mengenakan basic foundation dengan warna bibir natural. Alisnya hanya dipertebal untuk meningkatkan rambut Cha Eun Woo tertata rapi dengan model comma hair bak seorang pangeran. Kehadiran member boy group ASTRO di event brand perhiasan ini jadi salah satu yang paling dinanti-nantikan oleh publik khususnya para Ia juga sempat menyapa fansnya sebelum datang ke acara menuju venue, Cha Eun Woo memasuki acara Chaumet sambil melambaikan tangan kepada para penggemar yang telah menunggu kedatangannya. Karena penampilannya di acara itu, penggemar menyebutnya "Chaumet Prince Cha Eun Woo".Itulah tadi potret Cha Eun Woo di acara Chaumet Paris, bak pangeran. Siapa yang kagum dengan penampilan sang Aktor di sini? Kayaknya sedang turun berat badan jugaFakta dan Profil Cha Eun Woo, 'Face Genius' Kesukaan Remaja8 Fakta Menarik Cha Eun Woo yang Berulang Tahun ke-25 Hari Ini10 Artis Korea Jadi Brand Ambassador Produk Lokal, Terbaru Cha Eun Woo Kamu gemar membaca dongeng tentang Putri? Sudahkah kamu membaca cerita dongeng Putri dan Kacang Polong? Kalau belum, tak perlu ke mana-mana lagi. Mending langsung saja simak kisah serunya di artikel ini!Dongeng tentang Putri cukup populer di kalangan masyarakat Indonesia, terutama anak-anak dan remaja. Banyak yang kisahnya diterjemahkan dari dongeng luar Negeri, salah satunya adalah Putri dan Kacang mungkin sudah pernah mendengar atau membaca kisahnya, kan? Secara singkat, dongeng ini mengisahkan tentang seorang pangeran yang putus asa dalam mencari putri sejati. Tiba-tiba, datanglah seorang wanita yang mengaku seorang ratu kerajaan tak langsung memercayai hal itu. Ia melakukan cara untuk membuktikan bahwa perempuan itu benar-benar seorang putri. Cara apa yang ia lakukan? Kalau penasaran dengan kelanjutan cerita dongeng Putri dan Kacang Polong, lanjutkan aja baca artikel ini. Selain kisahnya, kami juga telah memaparkan unsur intrinsik, pesan moral, dan fakta menariknya. Selamat membaca! Alkisah, pada zaman dahulu, di sebuah negeri antah berantah ada sebuah kerajaan yang sangat mewah. Raja dan Ratu di kerajaan tersebut memiliki pangeran semata wayang sebagai penerus tahta. Pangeran sudah waktunya untuk menikah. Akan tetapi, ia tak kunjung menemukan sosok putri yang sesuai dengan kriterianya. Ia bahkan datang ke kerajaan dari negeri lain untuk mencari jodoh. Beberapa putri dari penjuru dunia juga datang menemui Pangeran. Sayangnya, tak ada yang bisa memikat hati sang Pangeran. Kriteria sang Pangeran tak sulit, ia hanya ingin sosok yang bisa membuat hatinya berdebar. Setelah bertahun-tahun mencari pasangan, pada akhirnya pemuda tampan itu menyerah. Ia melanjutkan hidupnya dengan perasaan sedih, gundah, dan putus asa. “Tak usah bersedih, Anakku. Kelak kau kan temukan sosok yang membuat hatimu berdebar,” ucap sang Ratu. “Iya, Ibu. Tapi, kapan? Hamba ingin sekali memiliki seorang istri,” jawab Pangeran. Mendengar anaknya putus asa, Ratu dan Raja tak bisa turut berduka. Namun, mereka tak bisa berbuat apa-apa. Mereka hanya berdoa agar anaknya lekas menemukan tambatan hati. Baca juga Cerita Rakyat Si Anak Emas Radin Jambat dari Lampung Beserta Ulasan Menariknya, Kisah Sang Pangeran yang Mencari Jodoh Datangnya Seorang Wanita yang Mengaku Sebagai Putri Pada suatu malam, datanglah hujan badai besar disertai kilat dan petir yang menyambar-nyambar. Pangeran sangat ketakutan hingga tak bisa tidur. Ia khawatir badai akan memporak-porandakan negeri ini. Di tengah-tengah hujan yang lebat, tiba-tiba ada seseorang yang mengetuk pintu istana. Pelayan membuka pintu istana dan ternyata ada seorang wanita yang menggigil kedinginan. Meski penampilannya kacau, gadis itu masih terlihat cantik dan elegan. Dengan susah payah, ia bicara, “Bolehkah aku masuk? Aku tersesat di hutan dan aku sendirian.” Pelayan merasa kasihan dengan gadis itu. Ia lalu berlari menyampaikan kejadian itu kepada sang Raja dan Ratu. “Tuan, di depan ada seorang wanita yang mengaku tersesat di hutan. Ia ingin masuk dan berlindung di istana ini,” ucap pelayan itu. “Kita tak boleh menolak pengunjung yang sedang kesulitan di tengah malam seperti ini. Bawa ia masuk,” perintah Raja. Lalu, perempuan itu masuk dan menghangatkan badannya di depan perapian. Sang Ratu datang untuk melihat siapa pengunjung yang mengalami kesulitan itu. Ratu merasa kasihan pada sang gadis. Bajunya basah kuyup. Wajahnya pun tampak lusuh. Kemudian, sang Ratu meminta pelayan untuk membawakan baju yang sesuai untuk sang gadis. “Apa yang kau cari di tengah hutan belantara hingga semalam ini? Dan, siapakah dirimu?” ucap sang Ratu pada gadis itu. “Aku Putri dari Negeri yang jauh. Istanaku diserang oleh sekawanan musuh. Ayah dan ibuku memintaku kabur dan mencari tempat aman untuk berlindung bersama dua pengawal. Namun, karena gelap dan hujan badai, aku terpisah dengan para pengawal. Untung saja aku menemukan istanamu. Terima kasih telah mengizinkanku masuk,” jelas sang gadis. Sang Ratu tak langsung memercayai ucapan gadis itu. Tapi, ia juga tak tega mengusirnya dari istana. “Ini baju untukmu. Gantilah baju basahmu dengan baju ini agar kau tak sakit,” ucap sang Ratu. “Terima kasih, Ratu,” ujar gadis itu. Pangeran Tertarik pada Sang Gadis Setelah berganti baju dan rambutnya telah mengering, gadis itu tampak semakin cantik dan anggun. Ia terlihat seperti seorang putri. Lalu, Pangeran datang untuk menemui gadis itu. Pangeran terpikat dengan kecantikan dan keanggunan sang gadis. Jantungnya berdegup kencang. “Kurasa, ialah wanita yang selama ini aku cari. Tapi, kalau ia bukan seorang putri, aku tak bisa menikahinya,” ujar sang Pangeran dalam hati. Ia lalu menceritakan perasaannya pada sang ibu. “Ibu, kurasa aku menyukai gadis itu. Tapi, bagaimana bisa kita tahu apakah ia benar-benar putri atau bukan?” ucap sang Pangeran. “Tenang saja, Ibu akan mengatasinya. Kita akan tahu malam ini, apakah ia seorang putri sejati atau bukan,” ucap sang Ratu. Ia tampaknya sudah memiliki cara untuk membuktikan ucapan gadis itu. Karena hujan sudah reda, Pangeran pun mengajak gadis itu mengobrol di balkon istana. Gadis itu tak hanya cantik dan elegan, tetapi juga pintar. Pangeran semakin jatuh hati kepadanya. Di sisi lain, sang Ratu menyiapkan kamar tamu untuk gadis itu beristirahat. Ia meletakkan kacang polong di atas kasur. Lalu, ia meminta para pelayan untuk menumpuk 7 lapis kasur di atas kacang itu. Karena malam semakin larut, Pangeran dan gadis itu pun mengakhiri obrolan. Lalu, pelayan mengajak gadis itu ke kamar yang telah disiapkan agar ia bisa beristirahat. “Kenapa kasur ini begitu tinggi?” ucap gadis itu dalam hati. Namun, ia sungkan untuk mengatakannya pada pelayan. Ia tak ingin merepotkan siapa pun. Putri Sejati Keesokan harinya, Ratu menemui gadis itu. Ia ingin segera memastikan apakah perempuan itu benar-benar seorang putri atau bukan. Kemudian, Ratu bertanya, “Apakah tidurmu nyenyak?” “Terimakasih telah memberiku tempat untuk berteduh dan beristirahat Ratu. Namun, sesungguhnya aku kurang bisa tidur semalam,” ucap sang gadis. “Benarkah? Kira-kira apa yang membuatmu tak tidur nyenyak?” tanya sang Ratu berharap jawaban sang gadis itu sama seperti yang ia harapkan. “Badanku sakit dan pegal-pegal. Seakan-akan aku tidur di sesuatu yang sangat keras. Mungkin saja aku terlalu lelah,” ujar gadis itu. Mendengar jawaban sang gadis, Ratu pun tersenyum lebar dan mengangguk-angguk. Ia tahu bahwa hanya putri sejati yang bisa merasakan ketidaknyamanan dari tempat tidur berlapis 7 kasur itu. Lalu, Ratu mendatangi Raja dan Pangeran. “Putraku, berbahagialah kamu. Rupanya, gadis itu benar-benar seorang Putri Sejati. Aku baru saja membuktikannya,” cerita sang Ratu. “Benarkah, Bu?” tanya Pangeran kegirangan. Ia tak percaya bahwa akhirnya menemukan seorang putri yang membuatnya jatuh hati. Lalu, ie meminta izin pada sang Raja untuk menikahi Putri itu. Tentu saja sang Raja menyetujuinya. “Tentu saja kau boleh menikahinya! Sudah lama ayah mendambakan seorang mantu,” ucap Raja berbahagia. “Akhirnya kamu menemukan cinta sejatimu, Nak,” ucap sang Ibu sambil memeluk anaknya yang telah lama menantikan sosok putri itu. Pangeran Mengutarakan Perasaannya Setelah mendapat restu dari kedua orangtuanya, Pangeran lalu menemui sang Putri. Ia meminta sang Putri untuk tinggal di istananya selama beberapa hari lagi sampai perang di negerinya selesai. “Putri, maukah kau tinggal sementara di istana ini? Tunggulah sampai perang di istanamu mereda,” ucap Pangeran. “Baiklah, Pangeran. Terima kasih karena telah mengizinkanku tinggal di sini,” jawab sang Putri. Tak hanya itu saja, Pangeran juga datang ke negeri sang Putri bersama para pasukan. Ia ingin menyelamatkan negeri sang Putri dari serangan para musuh. Tak lama kemudian, Pangeran kembali membawa kabar baik. Ia dan beberapa pasukan berhasil menyelamatkan negeri sang Putri. Mendengar kabar tersebut, gadis cantik itu pun merasa sangat bahagia dan bersyukur. “Terima kasih, Pangeran. Aku bersyukur telah datang kemari. Sekali lagi, terima kasih telah menyelamatkan negeriku,” ujar sang Putri terharu. Setelah itu, Pangeran pun melamar sang Putri. Tentu saja gadis itu tak menolak, ia mencintai Pangeran dengan sepenuh hati. Mereka pun mengadakan pernikahan mewah. Usai pesta pernikahan, Pangeran meletakkan kacang polong ke dalam kotak kaca dan memajangnya di istana. Selama beberapa tahun, kacang polong itu dikunjungi oleh orang-orang yang percaya akan cinta sejati. Baca juga Cerita Dongeng Bunga Paling Berharga Beserta Ulasan Menariknya, Kisah tentang Keyakinan dan Kesabaran dalam Mendapatkan yang Diinginkan Unsur Intrinsik Cerita dongeng Putri dan Kacang Polong seru banget, ya? Nah, untuk menambah wawasanmu, di bawah ini telah kami paparkan ulasan singkat mengenai unsur intrinsik dongeng Putri dan Kacang Polong. Yuk, simak langsung saja! 1. Tema Tema atau inti cerita dongeng Putri dan Kacang Polong adalah tentang pencarian cinta sejati. Seorang Pangeran tak sembarangan memilih putri yang akan ia nikahi. Ia inginkan seseorang yang bisa mengetuk hatinya. 2. Tokoh dan Perwatakan Sumber Youtube – Fairy Tales and Stories for Kids Ada beberapa tokoh utama dalam cerita dongeng putri dan pangeran ini. Mereka adalah Putri, Pangeran, Ratu, dan Raja. Raja digambarkan sebagai karakter yang bijak dan baik hati. Buktinya, ia mengizinkan seorang gadis asing memasuki istana. Sama dengan sang Raja, sang Ratu jugalah sosok yang baik. Ia bahkan meminjami gadis itu sebuah baju. Namun, ia adalah sosok yang tak mudah percaya pada ucapan seseorang. Itulah kenapa ia sempat tak percaya bahwa gadis itu adalah seorang putri. Sang Pangeran adalah sosok yang patuh pada kedua orang tuanya. Saat menyukai gadis yang mengaku putri itu, ia bahkan mengutarakan perasaannya pada sang Ratu. Berbeda dengan dongeng putri pada umumnya, cerita yang cocok untuk dibaca sebelum tidur ini tak memiliki tokoh antagonis. Semua tokoh dalam dongeng ini memiliki karakter baik. 3. Latar Tak banyak latar tempat yang digunakan dalam kisah dongeng pendek ini. Dari awal hingga akhir cerita terjadi di istana yang tak disebutkan secara spesifik lokasinya. Pada awal cerita hanya disebutkan bahwa istana itu berada di negeri antah berantah. 4. Alur Cerita Dongeng Putri dan Kacang Polong Alur dari cerita dongeng ini adalah maju alias progresif. Cerita berawal dari seorang Pangeran di sebuah istana yang tak kunjung menemui sosok yang akan ia nikahi. Ia inginkan seorang putri yang mampu membuat hatinya bergetar. Lalu, tiba-tiba saja ada gadis yang mendatangi istana di kala hujan lebat di malam hari. Ia minta izin untuk tinggal di istana itu. Raja dan Ratu memberi izin. Bahkan Ratu juga memberinya baju ganti agar tak sakit. Gadis itu mengaku jika dirinya adalah seorang putri yang tersesat. Istananya sedang diserang. Setelah ganti baju, Gadis itu tampak semakin cantik dan anggun. Pangeran pun jatuh hati. Ia memberi tahu pada sang ibu soal perasaannya tersebut. Ia khawatir jika gadis yang ia sukai bukanlah seorang putri. Rupanya, sang Ratu punya cara untuk membuktikan apakah gadis itu benar-benar seorang putri. Ia meletakkan kacang polong di tempat tidur yang telah dilapisi 7 kasur. Lalu, kasur itu akan menjadi tempat sang gadis beristirahat. Keesokan harinya, sang Gadis mengatakan bahwa badannya terasa pegal. Rasanya, ia baru saja bangun dari tempat yang sangat keras. Mendengar jawaban itu, Ratu pun percaya bahwa gadis itu benar-benar seorang putri. Sebab, hanya putri sejatilah yang bisa merasakan ketidaknyamanan dari kasur yang di bawahnya terdapat kacang polong. Ratu lalu mengatakan pada Raja dan Pangeran bahwa gadis itu benar-benar seorang putri. Lalu, Pangeran pergi ke negeri milik sang putri bersama para pengawal untuk membantu melawan musuh. Ia kembali ke istana dengan membawa kemenangan. Pangeran dan Putri pun menikah dan hidup bahagia. 5. Pesan Moral Pesan moral apakah yang bisa kamu petik dari kisah dongeng Putri dan Kacang Polong ini? Amanat pertama, percayalah pada takdir Tuhan. Perihal jodoh, Tuhan telah menyiapkan sosok yang tepat untukmu. Ia akan mempertemukanmu pada seseorang di saat yang tak terduga sekali pun. Seperti Pangeran yang bertemu jodohnya di saat yang itu, berusahalah untuk selalu jujur. Seandainya sang Putri tak jujur dan mengatakan tidurnya nyenyak, Ratu tak akan percaya bahwa dirinya adalah seorang putri. Selain unsur instrinsik, cerita dongeng ini juga memiliki unsur ekstrinsik. Di antara unsur ekstrinsiknya adalah nilai ketuhanan, sosial, budaya, dan moral dari lingkungan di sekitar. Baca juga Legenda Datu Pujung dari Kalimantan Selatan Beserta Ulasan Lengkapnya, Kisah Kakek Sakti yang Berhasil Menyelamatkan Negeri Fakta Menarik Cerita dongeng Putri dan Kacang Polong memiliki beberapa fakta menarik yang sayang tuk kamu lewatkan. Apakah itu? Berikut ulasan singkatnya; 1. Dongeng Asal Belanda Sumber The Princess and The Pea – Floris Books Cerita dongeng Putri dan Kacang Polong di artikel ini merupakan terjemahan dari Prinsessen paa Ærte alias Princess and The Pea karya penulis dari Belanda, Hans Christian Andersen. Artinya, cerita dongeng ini aslinya berbahasa Belanda. Dongeng ini pertama kali terbit pada 8 Mei 1835. Karena kisahnya yang menarik, dongeng ini cukup populer sehingga telah diterjemahkan ke berbagai bahasa, termasuk Inggris dan Indonesia. 2. Banyak Film Animasi yang Mengadapatasi Cerita Dongeng Putri dan Kacang Polong Ada banyak film animasi yang mengdaptasi cerita dongeng Putri dan Kacang Polong. Kamu dapat menemukan beragam videonya di Youtube. Ada yang berbahasa Indonesia, banyak pula yang berbahasa asing. Baca juga Cerita Dongeng tentang Persahabatan Harimau dan Serigala Beserta Ulasan Menariknya, Pengingat untuk Saling Menolong dengan Tulus Bagikan Dongeng Putri dan Kacang Polong Pada Teman-Temanmu Nah, demikianlah akhir dari artikel yang mengulik tentang cerita dongeng Putri dan Kacang Polong. Kamu suka dengan kisahnya, kan? Kalau iya, bagikan kisah menarik ini kepada teman-temanmu. Buat yang ingin membaca cerita dongeng lainnya, langsung saja kepoin kanal Ruang Pena. Ada banyak kisah yang bisa kamu pilih, lho, seperti dongeng Beauty and The Beast, Cinderella, Putri Tidur, dan banyak lagi. Di kanal ini juga terdapat beragam cerita rakyat. Ada cerita legenda Ratu Melinting dan Ratu Darah Putih, cerita rakyat Karang Nini dan Bale Kambang, asa-usul Kota Makassar, dan masih banyak lagi. Selamat membaca! PenulisRinta NarizaRinta Nariza, lulusan Universitas Kristen Satya Wacana jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, tapi kurang berbakat menjadi seorang guru. Baginya, menulis bukan sekadar hobi tapi upaya untuk melawan lupa. Penikmat film horor dan drama Asia, serta suka mengaitkan sifat orang dengan zodiaknya. EditorKhonita FitriSeorang penulis dan editor lulusan Universitas Diponegoro jurusan Bahasa Inggris. Passion terbesarnya adalah mempelajari berbagai bahasa asing. Selain bahasa, ambivert yang memiliki prinsip hidup "When there is a will, there's a way" untuk menikmati "hidangan" yang disuguhkan kehidupan ini juga menyukai musik instrumental, buku, genre thriller, dan misteri.

dongeng pendek putri dan pangeran